TRAINING FORENSIC AUDITING UNDERSTANDING FOR FRAUD INVESTIGATION

21 - 22 Agustus 2013 | Hotel Grand Sahid / Hotel Harris / Hotel Ibis - Jakarta

Latar  Belakang

Kecurangan (Fraud) dapat  terjadi kapan saja dan di organisasi (perusahaan) mana saja. Pengetahuan tentang fraud tidak hanya perlu diketahui oleh Auditor saja, namun perlu juga diketahui oleh pihak-pihak terkait seperti Komite Audit dan Manajemen Operasional yang terkait dengan penanganan fraud. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka diperlukan pemanfaatan teknologi dalam pencegahan, pendeteksian dan penginvestigasian fraud. Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, maka baik Auditor maupun manajemen operasional sudah seyogianya meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi dan mencegah timbulnya fraud tersebut serta mencari solusi terbaik agar fraud tidak terjadi. Apabila memang terjadi fraud, maka para Auditor dapat melaksanakan audit forensic (forensic auditing)  untuk membuktikan adanya fraud dan mengetahui modus operandi para pelaku fraud. Hal yang tidak kalah penting adalah perlu dibangun budaya yang anti fraud dan etika bisnis yang berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Tujuan Workshop

Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan  dapat :

  1. Memahami faktor-faktor / penyebab timbulnya fraud.
  2. Memahami dan mampu melaksanakan pencegahan kecurangan (fraud prevention) dan pendeteksian kecurangan (fraud detection).
  3. Memahami  pemanfaatan teknologi dalam program pencegahan, pendeteksian & penginvestigasian kecurangan (prevention, detection & investigation of fraud program).
  4. Memahami jenis-jenis  dan modus operandi fraud.
  5. Memahami  bagaimana pelaksanaan audit forensik oleh auditor dalam audit kecurangan (fraud audit).
  6. Memahami bagaimana membangun budaya Perusahaan dan etika bisnis yang berlandaskan prinsip-prinsip GCG.

Peserta Workshop

  1. Para Internal Auditor yang bekerja di perusahaan terbuka (go public) , perusahaan swasta, perusahaan multionasional & perusahaan asing.
  2. Auditor yang bekerja sebagai Satuan Pengawasan Intern di BUMN / BUMD.
  3. Auditor yang bekerja di Badan Pengawasan Daerah (BAWASDA) tingkat Kabupaten / Kotamadya & Propinsi.
  4. Auditor  yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP).
  5. Dewan Komisaris & Komite Audit.
  6. Manajemen Operasional yang memiliki minat untuk mendalami fraud terkait dengan pekerjaannya, seperti Staf yang bekerja  di Divisi Risk Management & Compliance, Divisi Good Corporate Governance, Divisi Accounting & Finance  dan Divisi Security dll.

Materi   Workshop

1.  FRAUD : THE OVER VIEW

  • Terminologi Fraud.
  • Fraud Triangle
  • Pihak-Pihak yang Terlibat Fraud.
  • Faktor-Faktor yang Mendorong Terjadinya Fraud.
  • Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Terjadinya Fraud.
  • Usaha Mengurangi Fraud.
  • Symtomps.
  • Warning Sings.

2. FRAUD PREVENTION

  • Penyusunan Sistem Control
  • Faktor-Faktor Kegagalan Mencegah Fraud
  • Teknik Pencegahan Fraud
  • Teknik Pengendalian
  • Peran Serta Pegawai
  • Hiring Decision

3. FRAUD DETECTION

  • Teknik Mendeteksi Fraud.
  • Audit Fraud.
  • Aspek Hukum.
  • Interview.

4. PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  • Audit dengan Teknologi Informasi.
  • Sistem Pengamanan Jaringan dan Komputer.
  • Internet.

5. JENIS DAN MODUS OPERANDI FRAUD

  • Korupsi (Corruption)
  • Penyalahgunaan Asset (Misappropriation of Asset).
  • Kecurangan pelaporan keuangan(fraudulent financial reporting).
  • Kecurangan Komputer (Computer Fraud).

6. FORENSIC AUDITING

  • Aksioma dalam Forensic Auditing.
  • Akuntansi Forensic (Forensic Accounting)
  • Teknik audit forensik.
  • Pembuktian & Kesaksian.
  • Laporan Hasil Audit.
  • Peran Forensic Accountant dalam keberhasilan Forensic Auditing.

7. MEMBANGUN BUDAYA DAN ETIKA BISNIS

  • Ethics Awareness.
  • Managing values.
  • The moral compas.
  • Prinsip-prinsip GCG.

8. FORENSIC AUDITING : CASE STUDY

 

Fasilitator :

MUH. ARIEF EFFENDI,SE,MSI,AK,QIA,CPMA

Lulusan FE UGM (1990) & Magister Akuntansi UI (2001) ini pernah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan) Pusat menjadi Auditor pada Deputi Bidang Pengawasan Perminyakan & Gas Bumi pada  1 Maret 1991 – 30 Nopember 1995. Beliau mendapatkan sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) tahun 2002 dan Certified Profesional Management Accountant (CPMA) tahun 2011. Saat bekerja di PT Krakatau Steel sejak 1 Desember 1995, beliau pernah mendapatkan penugasan pada Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) tahun 1995-1998 serta pada Kantor Menteri Negara BUMN / Badan Pembina BUMN pada tahun 1999-2000. Beliau saat ini menjabat sebagai Senior Auditor Operasional – Subdit Internal Audit  PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk. Selain sebagai Auditor, Muh. Arief juga menjadi instruktur/ narasumber pada berbagai seminar dan workshop, dan mengajar  sebagai Dosen Luar Biasa di beberapa lembaga pendidikan tinggi (FE Universitas Trisakti, Trisakti School of Management dan Program Magister Akuntansi (MAKSI) Universitas Budiluhur Jakarta. Penulis buku ”The Power of Good Corporate Governance: Teori dan Implementasi” ini aktif menulis artikel ilmiah pada berbagai media massa tentang profesi audit, Akuntansi, GCG serta pendidikan.

INVESTASI : Rp 3.600.000,- (tiga juta enam ratus ribu rupiah)

Investasi sudah termasuk :

  1. Sertifikat keikutsertaan.
  2. Coffe Break 2X dan Lunch.
  3. Souvenirs dan Seminar Kits.
  4. Seminar Bag.
  5. Modul
  • Discount 10% apabila pendaftaran group minimal 5 orang dari perusahaan yang sama (untuk  satu pelatihan dan waktu yang sama).
  • Pelaksanaan training akan diselenggarakan apabila telah mencapai quota peserta 4-5 orang.
  • Konfirmasi pelaksanaan training akan dilakukan 3 (tiga hari sebelum tanggal pelaksanaan).